Ingatan Anak (0-2 th)
Suara nyanyian ibu seorang anak di tengah malam buta dapat membuat seorang bayi berumur 4 bulan berhenti menangis. Ibu tersebut mengatakan wajah anaknya menjadi rileks dan tersenyum. Meskipun masih sangat kecil, anak tersebut dapat mengenali lagu sederhana yang dinyanyikan, dan ibu yang selalu menyanyikannya.
Perkembangan memori atau ingatan sejalan dengan tumbuhnya kesadaran. Semakin dewasa, seorang bayi akan mengingat wajah ibunya, kata dan warna, nama teman bermain. Tahap awal membaca akan terjadi ketika anak dapat menghapal alfabet. Anak akan mencoba tidak lupa makan siang, buku PR, beberapa lagu, dan hari-hari di mana dia harus latihan bola. Selanjutnya anak akan mengingat pengalaman, baik yang menyenangkan atau tidak, yang akan membentuk dia di kemudian hari.
Ketika cara-cara mengingat yang berbeda-beda dipadukan bersama-sama – intelektual, praktis, dan autobiografi – peran yang mengagumkan dari ingatan menjadi kelihatan. Secara umum, semakin dewasa seorang anak semakin dapat mengingat. Latihan tidak akan membuat ingatan menjadi sempurna. ”Ini tidak seperti membentuk otot. Anda tidak dapat pergi ke arena olahraga mental dan berlatih dengan berat untuk memperbesar kapasitas ingatan,” kata Stephen Ceci, Ph.D, profesor psikologi di Cornel University.
Bagaimanapun, apabila Anda dapat memahami bagaimana ingatan terbentuk – apa yang anak ingat, kapan dan mengapa – Anda dapat mendorong perkembangannya dan bisa merasa yakin harapan Anda sesuai dengan kemampuan anak.
Bayi dan anak di bawah 2 tahun
Para peneliti menemukan bahwa pengumpulan ingatan dimulai sangat awal. ”Bayi berumur 6 bulan dapat dilatih untuk bergerak menendang suatu pita di boks tempat tidurnya, dan mereka dapat mengingat aktivitas tersebut beberapa hari kemudian,” kata Judith Hudson, Ph.D., professor psikologi di Rutgers University.
Anak kecil dapat mengingat hal yang menarik, menakutkan, atau menggembirakan mereka selama 10 bulan setelah pengalaman pertama. Ketika di rumah sakit, seorang anak berumur 1 tahun menangis ketika seorang wanita dengan rambut pendek dan jas putih muncul. Ibunya kemudian ingat bahwa 3 bulan sebelumnya dokter wanita itulah yang memeriksa anaknya dengan steteskop yang dingin dan menakutkan bagi anak. ”Seorang anak kecil tidak dapat mengingat kejadian khusus ketika kunjungan terakhir ke dokter, tapi dia mempunyai perasaan apa yang terjadi dengan dokter tsb: wanita tsb telah melakukan sesuatu kepadaku dan aku membencinya,” kata Hudson.
Suatu pengalaman buruk maupun baik akan melekat pada anak, untuk kemudian mereka generalisasi. Jika terjadi sekali, mereka membayangkan bahwa itu dapat terjadi lagi dengan cara yang sama. Hal yang dapat melekat dalam ingatan adalah hal yang menyenangkan (ketika ke tempat Nenek, akan mendapat roti enak), hal yang tidak menyenangkan (ketika babysitter datang, berarti Ibu akan pergi), atau hal yang menyebabkan stres (mereka meninggalkan aku dengan Tante dan datang lagi dengan bayi yang menjijikkan).
Penggerak Ingatan (memory booster)
Berikan bayi kegiatan-kegiatan rutin yang tidak berbahaya. Anda dapat bermain apa yang diperoleh di kasur, atau membantunya meletakkan barang kesukaannya di kasur. Nuansa kasih sayang dan perawatan mendorong perasaan harapan dari bayi. Ulangi tindakan yang berirama atau lagu pada bayi, dan dia akan mulai bergerak bahkan sebelum Anda menyanyikan bait berikutnya.
Tips
• Biarkan bayi melakukan sendiri. Jika dilakukan dengan tangannya, hal tsb akan melekat dalam ingatannya.
• Ingatkan bayi dengan suatu gambar. Jika dia sudah lama tidak melihat neneknya, Anda dapat melihatkan foto kepadanya.
sumber : parenting.com

No comments:
Post a Comment